Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr Achmad Yurianto. (Foto: Kementerian Kesehatan)
Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr Achmad Yurianto. (Foto: Kementerian Kesehatan)

Pada Selasa 31 Maret kemarin, terdapat penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 114 kasus. Sehingga, total ada 1.528 kasus yang tersebar di 32 provinsi. Penambahan juga terjadi pada pasien sembuh dan pasien meninggal.

"Ada 6 penderita Covid-19 sembuh, total 81 orang sembuh. Selain itu ada 14 kasus kematian baru sehingga total 136 kasus kematian," kata Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr Achmad Yurianto pada Konferensi Pers di Gedung BNPB.

Dalam penanganan Covid-19, ada 7 provinsi dan 41 kabupaten/kota yang telah menetapkan status siaga darurat bencana wabah Covid-19. Kemudian 16 provinsi dan 86 kabupaten/kota telah membentuk gugus tugas penanganan wabah tersebut.

"Beberapa daerah melawan Covid-19 dengan berbagai inovasi termasuk mengawasi mobilitas penduduk yang ada di wilayahnya. Oleh karena itu kami akan konsekuen dan bersungguh-sungguh untuk memutus penularan ini (Covid-19)," ujarnya.

dr Yuri mengatakan bahwa kunci keberhasilan penanggulangan Covid-19 ini terletak pada setiap individu untuk menjaga jarak dalam berkomunikasi. Ia juga meminta agar masyarakat membiasakan cuci tangan dengan sabun.

"Terbukti secara ilmiah bahwa penggunaan sabun ini akan menghancurkan virus itu. Oleh karena itu sebelum menyentuh wajah, sebelum makan, sebelum menyentuh mulut, pastikan tangan kita telah dicuci dengan bersih dengan menggunakan sabun setidaknya 20 detik," paparnya.

Selain itu, dirinya juga mengimbau kepada masyarakat untuk menunda mudik sementara waktu hingga Covid-19 selesai. Karena virus tersebut menular seiring dengan mobilitas seseorang. Maka cara yang paling aman adalah diam di rumah dan tetap produktif di rumah.