Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kota Malang kembali bertambah. Hingga Rabu (25/3/2020) kemarin malam, tercatat ada 12 PDP.

Angka itu mengalami kenaikan dua kali lipat dibanding Selasa (24/3/2020) dengan jumlah PDP mencapai enam orang.

Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto menyampaikan 12 PDP tersebut dirawat di lima rumah sakit yang tersebar di Kota Malang. 

Dengan rincian, satu pasien positif Covid-19 kini tengah dirawat di RSSA Malang.

Kemudian dua pasien yang sebelumnya dinyatakan positif Corona kini telah dinyatakan sembuh total dan sebelumnya telah dirawat di RSSA dan RST dr Soepraoen Malang. 

Sedangkan satu pasien positif, dinyatakan telah meninggal dunia dan sebelumnya dirawat di RSSA Malang.

"Sementara sisanya ada delapan, sekarang dirawat di Lavalette empat orang, RKZ tiga orang, dan satu pasien lagi dirawat di RSUD Kota Malang," katanya.

Sementara jumlah kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Malang juga turut bertambah. 

Dari yang sebelumnya sebanyak 111 ODP pada Selasa (24/3/2020) menjadi 119 orang pada Rabi (26/3/2020). 

Dengan rincian 71 orang Kota Malang dan 48 orang tenaga medis yang tersebar di seluruh rumah sakit rujukan Covid-19.

Sebagaimana informasi yang ada, tenaga kesehatan atau tenaga medis masuk dalam kategori ODP. 

Pasalnya, mereka memiliki riwayat kontak atau bersinggungan dengan pasien positif maupun PDP yang dirawat di rumah sakit.

Sebelumnya, Wali Kota Malang Sutiaji melalui cuitannya di twitter pada Minggu (22/3/2020) lalu menyebut jika total ada 30 ODP dan 8 PDP di Kota Malang. 

Seluruhnya tersebar di lima kecamatan dan 13 kelurahan yang ada di Kota Malang.

Paling banyak, ODP tercatat ada di Kelurahan Cemorokandang yaitu sebanyak 8 ODP. 

Sementara PDP tercatat didominasi Kelurahan Purwantoro dan Cemorokandang, masing-masing dua PDP.