Tempat Anugrah mengakhiri hidup di tali rafia (Foto : Dokpol / TulungagungTIMES)

Tempat Anugrah mengakhiri hidup di tali rafia (Foto : Dokpol / TulungagungTIMES)



Kematian seorang remaja yang bernama Anugrah Dewantoro (23) warga Dusun Jarangoyang RT 01 RW 06 Desa Batangsaren yang meninggal dunia masih menjadi misteri. Korban yang diketahui tewas dengan tubuh tergantung itu terjadi Rabu (11/09) sekitar jam 04.30 wib. 

"Gantung diri di gudang belakang samping rumah yang mengakibatkan korban meninggal dunia," kata Kapolsek Kalangbret AKP Puji Hartanto.

Anugrah yang merupakan anak dari Adji Purwanto tersebut melakukan aksi nekat hanya dengan memakai tali rafia berwarna hitam yang diikatkan di penyangga atap gudang dengan ketinggian kurang lebih 3 meter.

"Tali dalam keadaan mengikat di leher, dengan posisi kedua belah tangan terikat tali plastik bekas kursi warna kuning dan di bawahnya ada kursi kecil (dingklek) dengan posisi korban menghadap kebarat," ungkap Hartanto.

Korban Anugrah sendiri diketahui oleh ayahnya yang baru selesai sahur karena puasa Senin Kamis.

"Ayahnya mencari anaknya tidak ada, kemudian melihat sepeda motor masih parkir di garasi. Pencarian dilanjutkan ke kamar, namun tak ketemu dan saat membuka pintu dapur belakang dan langsung melihat anaknya sudah menggantung," terang Kapolsek.

Tempat menggantung sendiri menurut Hartanto di penyangga atap yang terbuat dari kayu.

"Melihat anaknya dalam keadaan menggantung, ayah korban memanggil istrinya dan karena tidak tega mereka memotong tali rafia yang menjerat leher memakai pisau," papar Hartanto.

Setelah Anugrah jatuh ke tanah, Ibu Korban berteriak minta tolong ke tetangga untuk membantu mengangkat tubuhnya ke dalam rumah. 

"Kemudian ayah korban menghubungi perangkat Desa dan melaporkan kejadian ke Polsek Kalangbret," tambahnya.

Korban Anugrah Dewantoro yang masih tercatat sebagai mahasiswa itu memakai kaos warna hitam kombinasi putih dan celana pendek warna hijau.

Tim Inafis Polres Tulungagung menyimpulkan jika tidak ditemukan tanda penganiayaan dan murni gantung diri dengan ciri kemaluan korban mengeluarkan air mani dan lidah menjulur keluar. Namun, motif yang menjadikan Anugrah melakukan aksi nekat tersebut masih menjadi misteri.

"Motif sementara tidak ada menurut orang tuanya, sebelumnya tidak ada masalah dan biasa saja," pungkasnya.

 


End of content

No more pages to load